ads

Slider[Style1]

Style2

Madura[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Kadinkes Sumenep Janji Tindak Tegas Dugaan Malapraktek

Kadinkes Sumenep, dr Fatoni (Foto Ahmadi / BeritaFajar)
SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dr. Fatoni, berjanji akan memberikan tindakan sesuai dengan peraturan terhadap petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Pondok Bersalin Desa (Polindes), jika terbukti melanggar kode etik kedokteran.

Pernyataan itu muncul, menyusul munculnya informasi dan laporan dari masyarakat beberapa waktu lalu bahwa mendapatkan laporan terkait dugaan malapraktek yang diduga dilakukan oleh bawahannya di salah satu kepulauan Sumenep, Pulau Gili Rajeh.

”Saat ini, kami masih dalam tahap mendalami informasinya, oleh karenanya petugas medis yang bersangkutan kita panggil untuk memberikan keterangan medis," terang Kepala Dinkes Sumenep, dr. Fatoni kepada BeritaFajar.Co, Jumat (17/6/2016).

dr Fatoni menjelaskan, Pekerjaan sebagai petugas kesehatan itu, sangat erat hubungannya dengan nyawa seseorang, sekecil apapun kesalahan dalam mengerjakan tugas maka bisa saja nyawa akan melayang. Oleh karenanya, pihaknya selalu menghimbau kepada seluruh bawahannya untuk dapat bekerja secara profesional.

"Sampai saat ini, kami masih yakin jika tindakan medis yang diberikan oleh bidan FR sudah prosedural. Kita akan cocokkan dulu data tindakan medis yang dilakukan dengan laporan pihak keluaga yang disampaikan,” janjinya.

Dia menjelaskan, akan melakukan pemanggilan tahap kedua nantinya jika ditemukan ada pelanggaran dalam tindakan medis yang dilakukan bawahannya itu. Jika nanti benar-benar ditemukan terdapat pelanggaran, tentu akan diberikan tindakan tegas.

"Kalau memang bener dia (Bidan FR, Red) yang melakukan kesalahan medis terhadap pasien, maka kami akan tindak tegas, bisa-bisa dicabut izin prakteknya atau tindakan lain sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya saat ditemui diruang kerjanya. (*)

Pewarta : Ahmadi

Kadinkes Sumenep, dr Fatoni (Foto Ahmadi / BeritaFajar) SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Madura, Jawa Tim...

Pulau Gili Rajeh Tidak Memiliki Ambulance

Pulau Gili Rajeh
SUMENEP (BeritaFajar.Co)– Sejumlah warga di Pulau Gili Rajeh, Kecamatan Pulau Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengeluh. Sebab, fasilitas kesehatan yang semestinya ada di pulau tersebut, ternyata tidak memiliki sama sekali.

Informasi yang diterima SumenepTIMES, sebenarnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, telah memberikan dua Ambulance. Namun, dua-duanya justru ditempatkan di Kecamatan Pulau Gili Genting, sehingga warga pulau Gili Rajeh tidak bisa menikmatinya.

”Mestinya, salah satu ambulance yang ada di Pulau Gili Genting itu, dipindah ke Pulau Gili Rajeh. Di sana kan sudah ada, sedangkan di Gili Rajeh, tidak ada. Makanya, kalau bisa dipindah saja ke Gili Rajeh satu,” ujar salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi meminta kepada camat Gili Genting untuk melakukan koordinasi dengan Puskesmas di Pulau Gili Rajeh. Jika di Pulau Gili Genting sudah ada satu ambulance, lebih baik satunya ditempatkan di Pulau Gili Genting.

”Makanya, kami minta kepada Camat Gili Genting untuk melakukan koordinasi dan memita saja satu Ambulance untuk dipindah ke Pulau Gili Rajeh. Soalnya, kalau Dinkes Sumenep sendiri, tidak menjadi persoalan Ambulance itu ditempatkan di Gili Rajeh,” tandas Wabup Sumenep, Achmad Fauzi di depan warga.

sumber : pamekasantimes.com

Pulau Gili Rajeh SUMENEP (BeritaFajar.Co)– Sejumlah warga di Pulau Gili Rajeh, Kecamatan Pulau Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

⬆
Top