ads

Slider[Style1]

Style2

Madura[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Ingat, Sebentar Lagi Facebook Akan Hapus Foto-Foto Anda

BeritaFajar.Co – Salah satu media sosial Facebook mengumumkan bahwa mereka bakal menghapus foto-foto yang ada di sinkronisasi foto. Langkah ini akan dilakukan pada 7 Juli 2016.

Pada 2012, Facebook meluncurkan fitur sinkronisasi foto yang memungkinkan pengguna untuk langsung melakukan sinkronisasi gambar dari ponsel ke album pribadi di Facebook. Sinkronisasi foto memungkinkan pengguna untuk melihat-lihat kembali foto yang pernah diposting.

Jika Facebook menghapus program sinkronisasi foto, ini artinya foto-foto lama yang pernah tersimpan di platform tersebut akan terhapus. Dengan kata lain, tak ada lagi kenangan masa lalu yang bisa dilihat.

Jika ingin menyelamatkan foto-foto tersebut, Facebook menyarankan agar pengguna segera mengunduh semua foto yang ada di jejaring sosial itu. Atau jika menginginkan, pengguna lebih disarankan untuk mendownload aplikasi Moment milik Facebook.

Sepertinya ini merupakan upaya Facebook agar banyak orang mulai menggunakan Moments. Dalam keterangannya dijelaskan jika Moment akan menyimpan foto-foto dan video yang ada dan bisa tersimpan selamanya.

"Akhirnya, cara yang mudah untuk mendapatkan kembali foto-foto diri anda yang terjebak di ponsel teman. Setelah menghadiri event, perayaan, berwisata, atau hanya sekedar nongkrong, bukan kesulitan lagi untuk bisa mengumpulkan foto dan video yang ingin anda lihat di kemudian hari," tulis keterangan di Moment Apps, seperti dikutip dari Tech Times, Senin, 13 Juni 2016.

Dengan kata lain, seperti dilansir dari pusatinformasiterhangat.com, pengguna bisa berbagi foto atau mengambil gambar yang dibagikan oleh teman-teman Anda, di aplikasi Moment. Ini merupakan salah satu cara untuk bisa menyelamatkan foto-foto di Facebook, yang akan mulai dihapus Facebook pada 7 Juli nanti.

"Untuk mempertahankan foto, downloadlah Moment, sebuah aplikasi baru dari Facebook. Atau jika tidak ingin mendownload aplikasi, unduh semua foto yang ada di Facebook ke dalam komputer Anda," ujar pihak Facebook. (*)

BeritaFajar.Co – Salah satu media sosial Facebook mengumumkan bahwa mereka bakal menghapus foto-foto yang ada di sinkronisasi foto. Langkah ...

Wasit Ambruk Akibat Asap Flare Suporter Tuan Rumah

AntaraFoto
BANGKALAN (BeritaFajar.Co) - Insiden terjadi di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, kala tuan rumah Madura United (MU) menjamu Persiba Balikpapan di pekan 6 Torabika Soccer Championship (TSC), Senin (13/6/2016). Akibat pekatnya asap flare dari suporter tuan rumah, wasit Oki Dwi Putra ambruk akibat sesak napas.

Pada laga tersebut, seluruh isi stadion memang didominasi oleh suporter tuan rumah. Sekitar 3.000 suporter yang memadati Gelora Bangkalan, banyak menyalakan flare, yang sebenarnya dilarang oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator TSC.

Pertandingan bahkan sempat dihentikan sekitar 10 menit di awal babak kedua, lantaran asap flare kian menyesaki stadion. Laga kembali terhenti pada menit 56, setelah wasit Oki Dwi Putra tersungkur akibat sesak napas lantaran asap pekat. Oki kemudian sempat diberikan perawatan di pinggir lapangan sebelum akhirnya digantikan oleh Marjoko.

Dirut PT GTS, Joko Driyono, bicara soal insiden yang terjadi dalam laga tersebut. Menurut pandangan Joko, kejadian dalam laga MU kontra Persiba adalah yang paling ekstrem sepanjang gelaran TSC.

Joko juga menjelaskan pihaknya sudah melakukan investigasi via Komisi Disiplin TSC. Akibat insiden ini, bukan tak mungkin MU akan terkena sanksi disiplin.

"Kalau kita lihat dari beberapa pertandingan yang juga ada insiden, ini yang paling ekstrem. Ada dua hal sebenarnya yang harus diselidiki, yang pertama soal situasi yang terjadi di lapangan, dan soal kondisi kesehatan wasit itu sendiri," kata Joko saat dihubungi VIVA.co.id lewat sambungan telepon.

"Soal sanksi ya jelas akan ditujukan kepada klubnya. Tapi, kita lihat dulu, biarkan Komisi Disiplin menyelidiki dulu dan nanti kita bisa lihat hasilnya," ujarnya.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan MU. Gol-gol tuan rumah dicetak lewat hattrick Rodrigues Aracil Pablo, di menit 31, 60, dan 80. Gol balasan Persiba dicetak Shohei Matsunaga di menit 90.

Sumber : Viva,co.id

AntaraFoto BANGKALAN (BeritaFajar.Co) - Insiden terjadi di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, kala tuan rumah Madura United (MU)...

Kadinkes Sumenep Janji Tindak Tegas Dugaan Malapraktek

Kadinkes Sumenep, dr Fatoni (Foto Ahmadi / BeritaFajar)
SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dr. Fatoni, berjanji akan memberikan tindakan sesuai dengan peraturan terhadap petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Pondok Bersalin Desa (Polindes), jika terbukti melanggar kode etik kedokteran.

Pernyataan itu muncul, menyusul munculnya informasi dan laporan dari masyarakat beberapa waktu lalu bahwa mendapatkan laporan terkait dugaan malapraktek yang diduga dilakukan oleh bawahannya di salah satu kepulauan Sumenep, Pulau Gili Rajeh.

”Saat ini, kami masih dalam tahap mendalami informasinya, oleh karenanya petugas medis yang bersangkutan kita panggil untuk memberikan keterangan medis," terang Kepala Dinkes Sumenep, dr. Fatoni kepada BeritaFajar.Co, Jumat (17/6/2016).

dr Fatoni menjelaskan, Pekerjaan sebagai petugas kesehatan itu, sangat erat hubungannya dengan nyawa seseorang, sekecil apapun kesalahan dalam mengerjakan tugas maka bisa saja nyawa akan melayang. Oleh karenanya, pihaknya selalu menghimbau kepada seluruh bawahannya untuk dapat bekerja secara profesional.

"Sampai saat ini, kami masih yakin jika tindakan medis yang diberikan oleh bidan FR sudah prosedural. Kita akan cocokkan dulu data tindakan medis yang dilakukan dengan laporan pihak keluaga yang disampaikan,” janjinya.

Dia menjelaskan, akan melakukan pemanggilan tahap kedua nantinya jika ditemukan ada pelanggaran dalam tindakan medis yang dilakukan bawahannya itu. Jika nanti benar-benar ditemukan terdapat pelanggaran, tentu akan diberikan tindakan tegas.

"Kalau memang bener dia (Bidan FR, Red) yang melakukan kesalahan medis terhadap pasien, maka kami akan tindak tegas, bisa-bisa dicabut izin prakteknya atau tindakan lain sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya saat ditemui diruang kerjanya. (*)

Pewarta : Ahmadi

Kadinkes Sumenep, dr Fatoni (Foto Ahmadi / BeritaFajar) SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Madura, Jawa Tim...

Cuaca Ekstrim, Pemudik Diminta Waspada

Perahu di Pesisir Pantai Sumenep
SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Moh Fadhilah meminta semua operator kapal dan perusahaan penyebrangan mewaspadai cuaca ekstrim selama mudik lebaran mendatang. Sebab trayek kesejumlah kepulauan di Sumenep cukup jauh bahkan ada yang membutuhkan jarak tempuh hingga 12 jam perjalanan laut.

”Kita sudah himbau dan keluarkan surat edaran tentang pentingnya keselamatan pelayaran,” terang Kadis Perhubungan Sumenep, Moh Fadilah, Kamis (16/06/2016).

Dalam surat edaran tersebut ada beberapa hal penting yang perlu cek operator kapal demi keselamatan pemudik, diantaranya mengecek perlengkapan termasuk fungsi kapal, kemudian memperhatikan muatan agar tidak melebihi batas yang disyaratkan.

“Untuk arus mudik mendatang operator kapal juga diminta memperhatian cuaca, karena belakangan ini ada kecendrungan cuaca ekstrim, Bahkan jika memang tidak memungkinkan untuk berangkat, maka dipermaklumkan untuk menggeser jadwal keberangkatan kapal,” tegasnya, seperti dilansir dari RRI Sumenep.

Selain itu Fadilah juga meminta  kesehatan dan kecakapan Nahkoda menjadi atensi perusahaan dengan menggunakan identitas yang ada, hal itu untuk membedakan antara ABK dengan menumpang umum sekaligus  penumpang bisa meminta penjelasan jika ada pelayanan yang kurang nyaman selama  perjalanan.

Dari data BMKG tanggal 16 juni 2016 perkiraan wilayah pelayaran perairan Masalembu Sumenep kecepatan angin 2-25 knots, dengan ketinggian gelombang 1,3-2,5 m,  sedangkan untuk peraiaran Kepulauan Kangean Sumenep kecepatan angin 2-25 knots dengan ketinggian gelombang 0,8-2,5 m. Sedangkan untuk selat madura kecepatan angin 2-20 knots, dengan tinggi gelombang diperkirakan 0,3-1,3 m. (*)

Perahu di Pesisir Pantai Sumenep SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Moh Fadhilah meminta semua operator kapal dan ...

Bawa Handak 2 Kg, Warga Sumenep Diamankan Petugas

Tersangka di Mapolres Sumenep. (Foto : KBRN)
SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Satuan Petugas Operasi cara menangani mercon (camer) Semeru 2016 Polres Sumenep, mengamankan tersangka SK (35) karena diduga membawa dan menyimpan bahan peledak (mercon) di Jalan Raya Desa Tengeden Kecamatan Batu Putih Kabupaten Sumenep, Madura.

Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana melalui Kasubag Humas AKP Hasanudin mengungkapkan, penangkapan itu berawal ketika Satgas Ops Camer Semeru 2016 melakukan penyelidikan terkait peredaran bahan peledak ke Kecamatan Batu Putih.

“Setelah itu anggota kami mendapat informasi dari masyarakat, bahwa SK yang merupakan warga Dusun Paolasang Desa Kolpo Kecamatan Batang – Batang sering menjual bubuk mesiu yang sering digunakan untuk membuat mercon,” terangnya, Kamis (16/6/2016).

Selanjutnya, lanjut AKP Hasanudin, Satgas mendatangi tersangka yang kebetulan melintas di jalan raya Desa Tangedan Kecamatan Batu Putih dan membawa plastik berwarna hitam. Setelah diperiksa isi dari plastik tersebut ternyata berisi serbuk mesiu.

“Dari tangan tersangka kami amankan bubuk berwaran abu – abu seberat 2,25 Kg yang diduga merupakan mesiu yang siap diedarkan untuk membuat mercon. Selanjutnya tersangka kami gelandang ke Mapolres Sumenep ,” papar Hasanudin, seperti dikutip dari KBRN.

Saat ini SK yang sehari – hari bekerja sebagai petani itu tengah diperiksa oleh penyidik Polres Sumenep guna proses penyidikan lebih lanjut. Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tandas mantan Kapolsek Manding itu, SK dijatuhi pasal 1 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 12 tahun.

“Target dari Satgas Ops Camer Semeru 2016 yakni miras, judi, premanisme dan bahan peledak,” pungkasnya. (*)

Tersangka di Mapolres Sumenep. (Foto : KBRN) SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Satuan Petugas Operasi cara menangani mercon (camer) Semeru 2016 Pol...

Surat Terbuka untuk Bupati Sumenep Busyro Karim

SUMENEP (BeritaFajar.Co) – Sejumlah warga yang memiliki akun Facebook dihebohkan dengan munculnya surat terbuka dari pemilik FB Ali Mufa Pluralisme. Akun tersebut mengirimkan surat terbuka kepada Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Hingga kini, surat terbuka yang menyebar di media sosial terutama Group FB Raas Kita, mendapatkan puluhan komentar, baik komentar tanggapan dan lain-lain. Bahkan, telah mendapatakn lebih dari 100 like dan 71 kali dibagikan.

Berikut surat terbuka secara untuk bupati Sumenep

“Surat Terbuka Untuk Bapak Bupati Sumenep, Bapak KH. Busyro Karim” 

Nama Saya Ali muhpa dari Kepulauan Raas. untuk bapak yg sedang menjalankan ibadah puasa bersama keluarga disana semuga diberi kesehatan selalu, amin.

Bapak... saya anak pulau yang berada di perantauan yang juga berkeinginan untuk menjalankan ibadah Puasa Serta Lebaran bersama keluarga, ingin menyampaikan harapan besar kepada bapak , sudilah kiranya bapak sedikit memikirkan kami anak pulau yg juga merupakan warga bapak...

bapak, bulan Ramadan adalah bulan dimana hampir semua anak Raas yg berada di perantauan akan pulang ke Pulau Raas Tercinta... 

Bapak, Ketahuilah pak Transportasi kami dapat dikatan sangatlah jauh Dari Kata LAYAK... bahkan sudah beberapa kali terjadi Hal yg tidak diinginkan...

Bapak masih ingat kan... Tragedi Tenggelamnya Kapal Jabal Nur 2014 ?
menoleh lebih jauh lagi, taukah bapak jatuhnya Saudara kami pada tahun 2012 yg sampai saat ini jazadnya masih belum ketemu.

dan juga tragedi pada tahun 2007 kapal Raas yg tenggelam dan menewaskan lebih 15 orang... 
bapak, masih kurang banyakkah korban yg harus jatuh, untuk mengetuk Hati Nurani bapak supaya berSimpati Kepada Kami Orang RaaS...

Harapan Kami Warga Pulau RaaS TOLONG... TOLONG... dan TOLONG... Selama bulan Ramadan dan Syawal JADWAL TRANSPORTASI KAMI DI TAMBAH bukan Malah di kurangi Seperti Saat sekarang ini...

Bapak, Bapak... Bapak tau kan Jadwal transportasi kami yg Hampir Layak di Hari-Hari sebelumnya Duakali (2x) dalam satu minggu... dan Sekarang terhitung mulai tanggal 06-Juni-2016 menjadi satukali (1x) seminggu, Ada Apa Ini pak...?

Bapak, ketahuilah 70% Masyarakat Raas mencari Nafkah dengan Merantau, Jumlah Yang akan Mudik kepulau Raas Lebih Dari LimaBelas Ribu (15.000) Orang, dan Transportasi (Ferry) yg ada Hanya mampu membawa 400 Orang penumpang dalam Satu minggu.
Ya Allah, Berilah Rahmat dan karuniamu Agar pemimpin Kami mendengar Harapan Kami.

Terimakasih
Salam Hormat Dari kami Anak pulau.

SUMENEP (BeritaFajar.Co) – Sejumlah warga yang memiliki akun Facebook dihebohkan dengan munculnya surat terbuka dari pemilik FB Ali Mufa Pl...

Wow... Harga LPG di Kepulauan Sumenep Tembus Rp 50 Ribu

SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada bulan Ramadhan 1437 H, diikuti dengan kenaikan harga elpiji ukuran 3 kilogram, terutama di wilayah kepulauan Sumenep.

Informasi dari warga di di Pulau/Kecamatan Masalembu, harga elpiji 3 kg ditingkat pedagang tembus dikisaran harga Rp 35 ribu. Sehingga, di pengecer dikisaran harga Rp 40 ribu hingga 50 ribu. Harga tersebut tentu jauh berbeda dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), Rp 25 ribu.

Salah satu warga setempat, Jupri mengatakan, harga elpiji 3 kg di pengecer sudah Rp 40 ribu. Harga itu, sangat mencekik terhadap warga. Apalagi, harga tersebut jauh dari ketentuan HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

”Kami berharap kepada pemerintah daerah segera diatasi. Kalau dibiarkan, ketika menjeleng lebaran harga elpiji 3 kg ini bisa mencapai Rp70 ribu. Itu bisa saja terjadi karena stok menipis,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, Suhermanto mengatakan, HET elpiji 3 kg bagi Kecamatan/Pulau Masalembu memang berbeda dengan wilayah daratan karena disesuai dengan ongkos transportasi ke wilayah itu.

”Jika sampai Rp 35 ribu pada pedagang, berarti tidak mengindahkan ketentuan HET. Kita akan coba kroscek informasi tersebut. Soal ketersediaan, ama karena Pertamina sudah menyetujui penambahan kuota elpigi 3kg hingga 38 persen,” pungkasnya. (*)

Sumber : sumeneptimes.com

SUMENEP (BeritaFajar.Co) - Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada bulan...

⬆
Top